SMK Go Global dan Upaya Perpukadesi Dukung Kabupaten Luwu Utara Entaskan Pengangguran 

LUWU UTARA – Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (Perpukadesi) hadir sebagai wadah pengabdian para purna kepala daerah yang berkomitmen aktif membantu pemerintah daerah. Termasuk salah satunya mengentaskan angka pengangguran dengan upaya pengiriman pekerja migran melalui program SMK Go Global dari KP2MI (Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia).

Hal itu disampaikan dewan pengurus Perpukadesi Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si. saat Pemerintah Kabupaten Luwu Utara membuka rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas guru pada Senin, 14 September 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Pemkab Luwu Utara dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) sebagai mitra Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bersama Perpukadesi. 

Pembukaan pelatih dihadiri Bupati Luwu Utara yang diwakili Sekretaris Daerah Jumal Jayair Lussa, S.IP., M.Si., yang secara simbolis menyerahkan seminar kit kepada perwakilan peserta. Rangkaian pelatihan ini terbagi dalam dua agenda utama, yaitu Professional English Training (PET) yang dilaksanakan pada 14-16 September 2026. Selanjutnya pelatihan Smart Teaching yang berlangsung pada 17-19 September 2026. 

Semua pelatihan itu berjalan lancar dan memberi hasil positif bagi peserta. Melalui pelatihan Professional English Training dan Smart Teaching ini, para tenaga pendidik di Luwu Utara diharapkan dapat memperkuat metode pengajaran inovatif dan bahasa internasional guna menyiapkan generasi muda yang siap kerja.

Dalam kesempatan itu Amran yang juga purna Bupati Wajo ini menjelaskan komitmen para purna kepala daerah yang saat ini berada dalam sebuah perkumpulan, yaitu Perpukadesi, untuk membantu pemerintah daerah.

Dukungan dari Perpukadesi, salah satunya, bagaimana membantu penyediaan lapangan kerja bagi putra-putri daerah melalui program ‘SMK Go Global’. Program pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu merupakan hasil kolaborasi Perpukadesi bersama KP2MI dan YPAN sebagai mitra utama untuk mendorong lulusan vokasi bersaing di ranah global.

“Kami menyampaikan bahwa Perpukadesi hadir sebagai wadah pengabdian para purna kepala daerah yang berkomitmen aktif membantu pemerintah daerah dalam mengentaskan angka pengangguran,” kata Amran. 

“Salah satu program strategis adalah ‘SMK Go Global’ yang merupakan kolaborasi Perpukadesi bersama KP2MI. Program ini mengantarkan putra-putri daerah untuk menjadi pekerja migran di luar negeri dengan YPAN sebagai mitra utama,” ujarnya. 

Program tersebut setidaknya bisa menjadi solusi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara yang bertekad menurunkan angka pengangguran. Upaya pemerintah kabupaten menurunkan angka pengangguran memang menunjukkan hasil yang mengesankan. Berdasarkan statistik, angka pengangguran di Luwu Utara terus menurun dari tahun ke tahun. 

Namun pemerintah kabupaten tetap berupaya agar angka pengangguran itu kian turun. Apalagi daerah memiliki kesempatan mengirim putra dan putri terbaik untuk bekerja di luar negeri. Ini menjadi solusi terbaik selain sektor pertanian yang masih menjadi lapangan usaha  paling dominan dalam menyerap tenaga kerja di Kabupaten Luwu Utara.

Terkait pelatihan untuk meningkatkan kapasitas guru, Sekda Jumal menegaskan peningkatan kemampuan guru harus memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran di sekolah.

Menurut Jumal Lussa, penguasaan bahasa, khususnya Bahasa Inggris, semakin penting dalam dunia pendidikan. Karena itu, peningkatan kompetensi guru perlu dilakukan agar tenaga pendidik memiliki kemampuan yang dapat mendukung proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Jumal Lussa juga menyampaikan apresiasi kepada YPAN yang telah berkontribusi dalam memberikan edukasi dan pelatihan kepada para guru di Luwu Utara.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, kami menyampaikan terima kasih kepada teman-teman dari YPAN yang telah berkenan hadir di tempat kami untuk memberikan edukasi kepada teman-teman, terutama yang mengajarkan Bahasa Inggris di level Sekolah Dasar,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *